Trenggalek cairantinta we.id Hadir dalam peringatan Hari Anak Sedunia bertajuk edukasi pencegahan kekerasan anak di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara mengingatkan anak yang hadir dalam forum anak ini untuk tidak salah memilih tempat curhat. Pesan ini disampaikan sebagai upaya wakil bupati itu melindungi mereka dari bahaya yang mengancam.
Menurut Mas Syah kadang anak-anak salah memilih tempat curhat, contohnya di sosial media. “Tanpa disadari mereka, banyak orang yang tidak bertanggungjawab bisa mengintai mereka melalui curhatan-curhatan itu,” ucapnya,
Seolah-olah berempati atau bahkan memuji, orang-orang jahat ini mencoba memanfaatkan kesempatan dibalik masalah yang sedang dihadapi anak tersebut. Untuk itu wakil kepala daerah muda itu kembali mewanti-wanti untuk anak tidak salah pilih tempat curhat.
Kembali menyampaikan pesannya, Mas Syah “jangan jauh-jauh dari orang tua,” tegas mantan anggota DPRD Trenggalek itu saat menjadi pembicara dalam forum ini, Rabu (8/7). Kadang anak lupa dengan kebaikan orang tua yang tulus ikhlas mengasuh, merawat kita dari kecil hingga sekarang. Karena perselisihan yang sepele kita melupakan kebaikan mereka dan menganggap dan menyanjung kebaikan dari orang lain meskipun itu baru sekali kita rasakan. Padahal kalau dihitung kebaikan dan ketulusan orang tua kepada kita tidak terhitung jumlahnya.
Selain kepada anak, Mas Syah juga mengajak kepada para orang tua untuk bisa meluangkan waktu 30 menit minimal untuk anaknya. “Fenomena hari ini banyak antara orang tua dan anak itu dipisahkan oleh gadget. Sehingga saya berharap anak-anak ini bisa mendekatkan diri dengan orang tua dan orang tua juga mau mendekati anaknya. Bukan urusan anak diserahkan kepada gadget dan sebagainya,” lanjutnya.
Harapan saya kepada anak-anak di Kabupaten Trenggalek, agar anak-anak di Trenggalek ini bisa berbahagia dan bangga menjadi anak Trenggalek. “Harapannya mereka bisa berprestasi dan bisa membawa nama baik Kabupaten Trenggalek, karena merekalah nanti yang akan meneruskan keepemimpinan pembangunan yang ada di Kabupaten Trenggalek,” tutup Mas Syah.
Dalam kegiatan ini wakil bupati muda itu juga meresmikan tempat bermain anak yang terbuka dan ramah terhadap anak dan juga penyandang disabilitas. Harapannya tempat bermain ini bisa menjadi prototype yang bisa diimplementasikan ditempat-tempat lainnya.






