Pj. Sekda Trenggalek Hadiri Peresmian Gudang Bulog, Komplek Pergudangan Karangsoko di Desa Wonoanti Gandusari

Cairantinta.web.id Penjabat (Pj.) Sekda Trenggalek, ST. Triadi Admono menghadiri peresmian gudang Bulog PT. Mutual Pangan Utama yang merupakan cabang dari Komplek Pergudangan Karangsoko, Senin (10/8/2026). Keberadaan gudang baru ini tentunya semakin menguatkan Bulog untuk mewujudkan program strategis nasional swa sembada pangan.

Gudang baru Bulog di Kabupaten Trenggalek itu sendiri diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Turut hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho.

Dalam peresmian ini, Penjabat Sekda Trenggalek itu menyampaikan, “alhamdulillah pada hari ini akan diresmikan gudang Bulog yang ada di Desa Wonoanti. Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek, berterima kasih kepada Pak Wagub beserta pimpinan Bulog dengan keberadaan gudang baru ini,” katanya.

Tentunya, sambung Triadi Admono menambahkan “keberadaan gudang baru ini sebagai bentuk upaya mendukung program strategis nasional tentang ketahanan pangan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan peresmian gudang Bulog tersebut Pj. Sekda Trenggalek itu juga tidak lupa berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jatim atas dukungan penanganan bencana kekeringan dan kebakaran hutan di Kabupaten Trenggalek. Dilaporkan oleh Pj. Sekda yang merupakan Kalaksa BPBD Trenggalek itu, bencana kekeringan di daerahnya telah melanda 19 desa di 9 kecamatan.

Patut disyukuri atas dukungan Pemerintah Provinsi Jatim melalui Dinas BPBD yang bekerjasama dengan Kementrian PU, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas telah dilakukan pendistribusian air bersih untuk wilayah-wilayah yang terdampak. Sementara itu untuk bencana kebakaran hutan di Trenggalek telah terjadi 13 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan. “Alhamdulillah berkat kesigapan TNI-Polri dan seluruh unsur kejadian ini bisa segera teratasi,” tutup Triadi melaporkan kepada Wagub Jatim.

Sementara itu Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak saat meresmikan gudang ini menyampaikan, “saya datang ke sini karena Bulog mempercayakan salah satu pilar ketahanan pangan dengan bekerjasama dengan salah satu gudang yang ada di Kabupaten Trenggalek. Bayangkan kita punya cadangan beras 5 juta ton lebih dan hampir 25% nya itu dari Jawa Timur. Ini bukan pekerjaan yang mudah,” katanya.

Terkait dengan bencana kekeringan Wagub Emil menyampaikan sesuai dengan ramalan BMKG akan berlangsung cukup panjang. Ini diperkirakan hingga bulan Oktober atau bahkan Bulan November nanti. Hal ini diakibatkan perhitungan perbedaan temperatur dipermukaan Samudra Pasifik. Ini menyebabkan uap air di Indonesia justru ditarik ke tempat lain. Ditambah juga dengan perbedaan di Samudra Hindia sehingga El Nino ini sangat kuat daan menyebabkan kekeringan yang sangat luar biasa.

Wagub Jatim itu mengingatkan warganya untuk waspada akibat dampak kekeringan ini. Sepertihalnya yang dilaporkan oleh Pj. Sekda Trenggalek ada 19 desa di 9 kecamatan di Trenggalek mengalami kekeringan. Tidak hanya bencana kekeringan saja, kebakaran hutan dan lahan juga diminta untuk diwaspadai karena ini berdampak nama baik bangsa.

Penulis: TgxEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *