Bogor menyimpan berbagai macam hidangan khas yang telah menjadi ikon dan tidak hanya memuaskan rasa, tetapi juga memiliki kisah yang berlangsung dari generasi ke generasi.
Dari bakso, soto, hingga minuman tradisional, lokasi-lokasi ini tetap bertahan dan menjadi tujuan bagi penduduk setempat maupun para wisatawan yang ingin merasakan cita rasa khas Kota Hujan.
1. Mie Ayam Bakso Apollo
Salah satu yang paling terkenal adalah Mie Ayam Bakso Apollo. Toko bakso ini telah beroperasi sejak tahun 1970-an dan dikenal karena tekstur bakso yang lembut serta rasanya yang kuat.
Lokasi yang sederhana justru menjadi salah satu keunikan tempat ini. Daftar menu yang tersedia meliputi bakso urat, bakso halus, mie kuning, serta bakso campur dengan kuah lezat khas Bogor yang tetap konsisten sejak puluhan tahun lalu.
Alamat: Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 51, Bogor Tengah
Harga: Mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang
Jam buka: 09.00–20.30 WIB
2. Toge Goreng Ibu Haji Omah
Makanan khas Bogor yang sulit ditemukan di wilayah lain adalah Toge Goreng Haji Omah.
Pentas tradisional ini dibuat dengan metode kuno yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Rasa yang dirasakan tergantung pada bumbu tauco yang lezat dan khas.
Menu gorengan disajikan bersama tahu, lontong, dan saus tauco yang menjadi alasan utama pengunjung selalu ramai datang ke tempat ini.
Alamat: Jalan Jendral Sudirman Nomor 23A, Pabaton, Bogor Tengah
Harga: 25.000 rupiah per orang
Jam buka: 08.00–16.00 WIB
3. Soto Mie Agih
Di wilayah Suryakencana, terdapat Soto Mie Agih, salah satu cabang soto mie yang tidak halal dan cukup terkenal di Bogor.
Kaldu babi yang kaya akan rasa menjadi ciri khas kuahnya, yang diisi dengan potongan daging babi, bakso goreng, dan risol.
Hidangan utama berupa soto mie babi panggang menjadi pilihan favorit para pengunjung.
Citarasa yang unik menjadi alasan toko ini selalu ramai pengunjung.
Alamat: Jalan Suryakencana Nomor 313, Babakan Pasar, Bogor Tengah
Harga: Mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 75.000 per orang
Jam buka: 08.00–20.00 WIB
4. Laksa Bogor Jalan Aut
Laksa Bogor Gang Aut tidak dapat dipisahkan dari peta kuliner legendaris kota tersebut.
Laksa disajikan dengan kaldu santan berwarna kuning, taburan oncom, serta daun kemangi.
Berisi lontong, bihun, tauge, dan telur, hidangan ini dapat dipesan dengan tambahan ayam suwir. Menu ini mencerminkan kekayaan rempah khas Bogor dengan cita rasa yang enak dan autentik.
Jalan: Jalan Aut, RT.01/RW.05, Gudang, Bogor Tengah
Harga: 25.000 rupiah per orang
Jam buka: 07.00–14.15 WIB
5. Soto Kuning Pak Salam
Bagi penggemar soto kuning, Soto Kuning Pak Salam menjadi salah satu tempat yang paling diminati.
Kuahnya lezat dan penuh rempah, tersedia dengan berbagai pilihan isian seperti daging sapi, kikil, babat, hingga paru.
Makanan favoritnya adalah soto kuning paru yang digoreng.
Ciri khas dari soto ini terdapat pada penggunaan kunyit dan santan yang membedakannya dengan soto daerah lain.
Alamat: Jalan Siliwangi Nomor 298, Sukasari, Bogor Tengah
Harga: Mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang
Jam buka: 16.30–20.00 WIB
6. Asinan Gedung Dalam
Makanan khas Bogor lainnya ialah Asinan Gedung Dalam, yang telah beroperasi sejak tahun 1950-an.
Buah dan sayur asinan di sini terkenal dengan rasa segar yang asam, pedas, dan manis khas.
Daftar menu yang tersedia mencakup asinan buah, asinan sayur, serta campuran.
Konsistensi rasa menjadikannya tetap diminati hingga saat ini dan sering dijadikan sebagai oleh-oleh.
Alamat: Jalan Siliwangi Nomor 27C, Sukasari, Bogor Timur
Harga: Mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang
Jam buka: 06.00–18.00 WIB
7. Bir Kotjok Si Abah
Tidak hanya kuliner, Bogor juga memiliki minuman ikonik seperti Es Bir Kotjok Si Abah yang telah berdiri sejak tahun 1965.
Minuman tradisional tanpa alkohol ini dibuat dari bahan rempah dan gula merah, menghasilkan rasa yang segar dan khas.
Disukai oleh berbagai kalangan, es bir kotjok sering menjadi penghilang dahaga sekaligus oleh-oleh khas Bogor.
Alamat: Jalan Suryakencana Nomor 291–299, Gudang, Bogor Timur
Kumpulan makanan ini menunjukkan bahwa kekuatan rasa dan konsistensi bisa menjadikan suatu tempat bertahan selama beberapa dekade.
Di tengah perkembangan zaman, rasa khas Bogor yang legendaris masih memiliki penggemarnya masing-masing.






